Japan Rail Times
The
Rail Way
to Travel
Tokushima-Left-Banner
Rail Travel

Nagano, Yamagata, Aomori: Penghasil buah-buahan lezat (Muslim-friendly!)

Nagano, Yamagata, Aomori: Penghasil buah-buahan lezat (Muslim-friendly!)

Jika kita membicarakan "buah", tentunya bagi setiap orang akan muncul gambaran yang berbeda-beda, seperti: sumber vitamin C, pilihan buah untuk pencuci mulut, dan ada kalanya musim panas (bagi sebagian orang). Buah beserta dengan sayur-sayuran adalah satu hal yang biasanya dianjurkan oleh dokter untuk dimakan lebih untuk diet yang seimbang.

 

Beberapa buah yang musiman—seperti durian, kelapa, dan semangka yang merupakan buah musiman yang sangat pas dinikmati pada saat musim panas—sedangkan buah seperti strawberry, anggur, dan persik tumbuh subur di daerah beriklim sedang. Banyak negara mempunyai buah khas tersendiri, salah satunya adalah Jepang.

 

Buah-buahan menjadi salah satu topik pembicaraan menarik di Jepang. Buah-buahan Jepang terkenal dengan rasa yang lezat dan juga harga yang mahal. Membicarakan buah-buahan di Jepang, mungkin banyak orang akan membayangkan harga lelang melon dari Hokkaido, atau harga yang sangat mahal dari semangka "kotak" yang terkenal.

 

Buah-buahan Jepang terkenal dengan rasa yang enak dan beragam. (Kredit gambar: Prefektur Nagano/Prefektur Yamagata/JNTO)

 

Jepang memiliki empat musim, sehingga buah-buahan yang dapat ditemukan di Jepang beragam sesuai dengan musimnya dalam setahun. Buah-buahan yang tumbuh subur di iklim bersuhu rendah (contoh: strawberi) cocok dinikmati selama musim dingin, dan buah yang membutuhkan suhu yang hangat untuk panen akan sangat pas dinikmati pada saat musim panas (contoh: buah persik).

 

Strawberry paling baik dinikmati selama musim dingin, sedangkan persik paling baik dinikmati selama musim panas. (Kredit gambar: Daisuke Yatsui/JNTO/Prefektur Nagano)

 

Faktanya, buah-buahan memainkan peranan penting dalam kehidupan masyarakat Jepang. Mereka memberikan buah sebagai hadiah untuk acara-acara khusus, dan mereka akan membayar mahal untuk mendapatkan buah dengan kualitas terbaik untuk penerima yang dihormati. Buah juga dipilih dengan cermat untuk membuat hidangan penutup baik ala western maupun ala Jepang, dan hanya buah dengan kualitas terbaik yang dipilih untuk membuat kue-kue manis Jepang (和菓子 wagashi).

 

Buah dengan kualitas tinggi dipilih secara cermat sebagai hadiah untuk penerima yang dihormati. (Kredit gambar: Joe deSousa)

 

Buah juga penting untuk pembuatan kue-kue manis Jepang. (Kredit gambar: Ishikawa Prefecture Tourist Association dan Kanazawa Convention Bureau/JNTO)

 

Buah dapat ditemukan hampir di setiap penjuru Jepang, dan kebanyakan buah dapat ditemukan sepanjang tahun. Akan tetapi, dibutuhkan rumus khusus untuk menghasilkan buah yang terbaik, seperti tanah yang subur, iklim yang sedang, udara dan air yang bersih, serta kerja keras para petani sehingga dapat menghasilkan buah yang terbaik.

 

Dengan formula yang tepat, wilayah Tohoku (東北地方 Tōhoku-chihō) dan Prefektur Nagano (長野県 Nagano-ken) kemungkinan menjadi daerah penghasil buah yang melimpah diantara wilayah yang lainnya di Jepang. Beberapa buah apel, pir, ceri, dan anggur terbaik dapat ditemukan di wilayah ini.

 

Beberapa apel dan anggur terbaik di Jepang dapat dinikmati di Tohoku dan Nagano. (Kredit gambar: Prefektur Nagano)

 

Karena lokasi geografis dan medan yang unik, Tohoku dan Nagano mempunyai empat musim terbaik (dari daerah lainnya) dan mempunyai kondisi optimal untuk menanam berbagai jenis buah. Tidak hanya penduduk setempat yang dapat menikmati buah-buahan yang luar biasa sepanjang tahun, akan tetapi orang-orang dari seluruh dunia juga berkumpul di sini untuk menikmati buah-buahan.

 

Penduduk setempat dan pengunjung asing berkumpul di Tohoku dari waktu ke waktu untuk menikmati berbagai buah yang luar biasa.

 

Makanan adalah salah satu alasan utama orang dari seluruh dunia berkali-kali mengunjungi Jepang. Dalam cakup makanan sendiri, buah-buahan merupakan komponen besar; buah mempunyai reputasi sebagai buah tangan terbaik yang dapat ditemukan orang.  Ditambah lagi, buah dapat dinikmati dengan mudah oleh siapa saja tanpa memandang pantangan makanan, hal ini merupakan berita bagus untuk semua pengunjung!

 

Secara pribadi, Saya telah mengamati bahwa menikmati buah-buahan adalah salah satu pendorong utama untuk mengunjungi Jepang, dan Saya telah menerima banyak pertanyaan tentang buah-buahan (khususnya tentang dimana tempat memetik buah; dan sebagainya). Berdasarkan pengalaman pribadi, Saya dapat memahami bahwa: buah-buahan Jepang saja sudah cukup untuk menjadi alasan untuk berkunjung ke sana.

 

Untuk artikel ini, Saya akan menjelaskan mengapa Tohoku bisa dikatakan sebagai wilayah terbaik dalam hal buah-buahan, untuk memberikan informasi kepada pembaca yang pecinta buah (termasuk teman-teman Muslim; berisi konten yang Muslim-friendly!), serta mempelajari satu atau dua hal mengenai apa yang ditawarkan setiap prefektur di wilayah ini.

 

Prefektur Nagano: Apel dan Anggur yang berlimpah

Prefektur Nagano memang identik dengan beberapa hal seperti: resort ski (Hakuba, Shiga Kogen), pemandian air panas (Nozawa Onsen), tempat penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin 1998, Wisata (Jigokudani Monkey Park).  Makanan?  Tentunya.  Ini adalah rumah bagi Shinshu Apple Beef, Shinshu soba, oyaki (おやき)—yang merupakan pangsit isi tumis yang terbuat dari tepung soba—dan bahkan sashimi kuda (馬刺し basashi). Tapi ada satu hal lagi yang membuat Nagano terkenal, yaitu buah-buahan!

 

Prefektur Nagano terkenal tidak hanya karena pegunungan, makanan, dan mata air panasnya, tetapi juga buah-buahannya. (Kredit gambar: Yasufumi Nishi/Prefektur Nagano/JNTO)

 

Nagano dikenal dengan tanah pegunungan dan iklim yang relatif dingin, menjadikan tanahnya subur dan ideal untuk menanam buah-buahan. Buah-buahan yang membutuhkan iklim sedang tumbuh subur di tanah Nagano, beberapa di antaranya adalah anggur, apel, dan persik.

 

Anggur Nagano merupakan buah unggulan dan prefektur Nagano merupakan salah satu penghasil anggur terbaik di Jepang. (Kredit gambar: Prefektur Nagano)

 

Berbagai jenis anggur dibudidayakan di Nagano salah satunya Shine Muscat. (Kredit gambar: Prefektur Nagano)

 

Berbicara tentang anggur, buah ini merupakan salah satu kebanggaan Nagano. Nagano dikenal sebagai salah satu penghasil anggur terbaik di Jepang, dengan kebun anggur yang membentang di pegunungan yang luas. Karena anggur membutuhkan iklim yang sejuk untuk tumbuh, anggur paling nikmat disantap dari pertengahan Agustus hingga pertengahan Oktober.

 

Nagano dikenal sebagai daerah penghasil jenis anggur tertentu, seperti Shine Muscat dan Nagano Purple (ナガノパープル).  Shine Muscat adalah sejenis anggur hijau cerah yang dikenal dengan permukaannya yang renyah untuk digigit dan rasanya yang semanis permen.  Nagano Purple adalah anggur ungu tua yang dimodifikasi dari jenis anggur terkenal lainnya yaitu  Kyoho. Anggur ini tidak berbiji, dan memiliki kulit yang renyah dengan daging buah  yang berair dengan keasaman ringan.  Kedua jenis anggur ini sangat didambakan―sekotak anggur ini harganya bisa lebih dari seratus dolar di luar Jepang!―dan sering digunakan sebagai hadiah spesial untuk tamu terhormat seperti tamu VIP ataupun klien.

 

Nagano juga terkenal dengan apelnya yang luar biasa. (Kredit gambar: Prefektur Nagano)

 

Prefektur Nagano juga terkenal dengan apelnya, mungkin sama terkenalnya dengan anggurnya.  Sebagai penghasil apel nomor dua di Jepang (kedua setelah Prefektur Aomori, lebih lanjut akan dibahas nanti), Nagano mampu menghasilkan apel yang luar biasa karena adanya perbedaan suhu: siang hari yang hangat ditambah dengan malam yang sejuk. Dan jenis apel yang ditanam tidak terbatas: diantaranya Sun Fuji, Akibae, dan Orin, jenis lokal termasuk Shinano Sweet dan Shinano Gold.

 

Kebun Apel ada dimana-mana di Nagano. (Kredit gambar: Prefektur Nagano)

 

Kegiatan memetik buah merupakan aktivitas yang sangat direkomendasikan untuk pengunjung yang ingin memetik apel mereka sendiri. (Kredit gambar: Prefektur Nagano)

 

Banyak dari perkebunan buah di Nagano dikelola secara pribadi oleh keluarga-keluarga disana, dan beberapa desa dan kota juga mendapatkan penghasilan dari perkebunan tersebut. Selama puncak musim apel―yaitu dari pertengahan September hingga pertengahan November―pengunjung dapat membeli apel (dan buah-buahan lainnya juga) langsung dari perkebunan, atau dari pinggiran jalan stasiun (道の駅 michi-no-eki).  Faktanya, cara terbaik untuk menikmati buah adalah dengan memetiknya sendiri. Memetik buah adalah cara terbaik untuk menikmati buah, dan banyak perkebunan memiliki kegiatan memetik buah dengan biaya tertentu.

 

Apel juga digunakan sebagai panganan manis dan makanan penutup di Nagano, dan pengunjung dapat menemukannya di toko-toko di tempat seperti Stasiun JR Nagano. (Kredit gambar: bryan ...)

 

Apel juga tidak harus dinikmati dalam bentuk buahnya. Apel juga banyak digunakan sebagai bahan untuk membuat makanan penutup dan manisan, dan Nagano punya banyak di mana-mana untuk dijual! Mereka digunakan dalam kue kering, puding, jus, anggur, es krim, dan masih banyak lagi. Tempat yang bagus untuk menemukan souvenir bertema apel adalah Stasiun JR Nagano (JR長野駅 Nagano-eki), yang terletak tepat di jantung ibu kota.

 

Prefektur Yamagata: Ceri yang berlimpah, dan surganya buah

Prefektur Yamagata (山形県 Yamagata-ken) memiliki banyak kesamaan dengan Nagano: wilayah pegunungan, banyak mata air panas yang indah, pemandangan yang indah… dan buah-buahan yang menakjubkan juga! Faktanya, prefektur ini dikenal sebagai 'Kerajaan Buah', dan alasannya jelas bahwa : daftar buah yang ditanam di sini tidak ada habisnya! Persik (もも momo), melon (メロン meron), semangka (すいか suika) di musim panas;  apel (りんご ringo), dan kesemek (柿 kaki) di musim gugur, adalah beberapa buah yang ditanam di wilayah tersebut.

 

Yamagata dikenal karena membudidayakan banyak buah, salah satunya adalah kesemek. (Kredit gambar: Prefektur Yamagata/JNTO)

 

Namun, jika ada satu buah yang dapat mendefinisikan Yamagata, buah itu adalah ceri (さくらんぼ sakuranbo).  Ceri merupakan bagian dari identitas Yamagata, dan untuk alasan yang bagus: prefektur Yamagata adalah penghasil ceri teratas di Jepang, mensuplai  hingga 70 persen di seluruh negeri!

 

Yamagata adalah penghasil ceri teratas di Jepang. (Kredit gambar: JR East)

 

Ceri pertama kali dibudidayakan di Yamagata pada Periode Meiji (1868–1912), dan diperkenalkan aslinya dari Jerman. Ketika pertama kali dibudidayakan, akan cepat membusuk sehingga tidak bisa dipanen dengan baik. Kemudian datanglah Sato Eisuke, seorang petani dari Kota Higashine (東根市 Higashine-shi) yang mencoba menyilangkan dua jenis ceri: Tobaz (ceri yang manis tapi dengan umur simpan yang pendek) dan Napoleon (ceri yang sangat asam tetapi dengan daya simpan kehidupan yang panjang). Hasilnya adalah Sato Nishiki, jenis ceri yang akhirnya menjadi yang paling terkenal di Yamagata, hasil eksperimen selama 16 tahun.

 

Ceri Sato Nishiki dikenal sangat manis dan penampilannya berwarna merah rubi. (Kredit gambar: JR East)

 

Sato Nishiki sejak saat itu telah diakui sebagai 'Raja Ceri', menjadi jenis ceri yang paling terkemuka di wilayah Yamagata. Karena paling baik ditanam di iklim yang lebih hangat, musim ceri mulai dari bulan Juni hingga Juli.

 

Yamagata juga dikenal karena hal lain: pir! Bukan hanya pir biasa, tetapi jenis khusus yang dikenal sebagai pir La France. Terbukti dari namanya, pir awalnya diperkenalkan dari Eropa, tetapi sejak itu menjadi ciri khas prefektur Yamagata. Faktanya, Yamagata memproduksi hampir 80 persen dari semua pir La France di Jepang.

 

Yamagata juga dikenal dengan buah pir La France nya, memproduksi hampir 80 persen dari semua pir Eropa di Jepang. (Kredit gambar: Prefektur Yamagata/JNTO)

 

Pir La France terkenal dengan tekstur buahnya yang lumer di mulut, rasa manis yang luar biasa dan aromanya yang khas. Bahkan, buah pir ini dikenal sebagai "Queen of Fruits" dan sangat didambakan sebagai oleh-oleh istimewa. Biasanya ada musim dari akhir Agustus hingga akhir November.

 

Yamagata adalah salah satu dari tiga penghasil anggur teratas di Jepang. (Kredit gambar: Prefektur Yamagata/JNTO)

 

Dan kemudian ada anggur Yamagata. Ya, anggur juga merupakan kebanggaan prefektur ini, karena prefektur ini memiliki produksi anggur tertinggi ketiga di Jepang. Jenis anggur yang ditanam di Yamagata beragam: Shine Muscat, Delaware, Kyoho, dan Aki Queen hanyalah beberapa yang tersedia di wilayah tersebut. Produksi anggur paling baik yaitu dari Agustus hingga Oktober.

 

Strawberry Yamagata termasuk yang terbaik di Jepang. (Kredit gambar: Prefektur Yamagata/JNTO)

 

Dan yang terakhir, Yamagata memiliki buah strawberry yang cukup terkenal. Secara khusus prefektur ini terkenal dengan Otome-gokoro yang artinya “hati wanita muda”, yaitu jenis strawberry khusus yang terkenal yang kaya rasa dan memiliki kandungan air banyak, dengan sempurna menyeimbangkan rasa manis dan asam yang kuat. Strawberry membutuhkan iklim yang dingin untuk tumbuh, dan paling baik dinikmati selama musim semi, dari April hingga Juni. Namun karena permintaan yang semakin meningkat terutama pada Natal, maka strawberry dibudidayakan di rumah kaca sehingga bisa juga dinikmati saat musim dingin, mulai Januari hingga April.

 

Prefektur Aomori: Kerajaan Apel

Ketika berbicara tentang Prefektur Aomori (青森県 Aomori-ken), hampir wajar jika hal pertama yang terlintas dalam pikiran adalah apel. Alasannya sederhana: Aomori adalah penghasil apel teratas di seluruh Jepang, dan buahnya telah menjadi identitas yang kuat untuk prefektur tersebut.

 

Prefektur Aomori adalah penghasil apel teratas di Jepang. (Kredit gambar: Prefektur Aomori/JNTO)

 

Karena Aomori adalah prefektur paling utara di wilayah Tohoku, iklimnya yang relatif sedang, membuatnya sempurna untuk tumbuh suburnya apel. Prefektur ini membudidayakan berbagai macam apel, termasuk jenis Jonagold dan Tsugaru. Faktanya Aomori mendominasi lebih dari setengah pasar apel di Jepang, mengirimkan apel lezat ke seluruh negeri sepanjang tahun. Musim apel berlangsung dari bulan September hingga Desember, ketika iklim terasa sejuk dan optimal untuk pertumbuhannya.

 

Kisah Kimura Akinori telah diadaptasi menjadi film berjudul Kiseki no Ringo. (Kredit video: YouTube Movies)

 

Terdapat kisah sentimental di balik kesuksesan apel di Aomori. Semuanya dimulai oleh Kimura Akinori (木村秋則), seorang petani apel lokal dari Kota Hirosaki (弘前市 Hirosaki-shi) di Aomori, yang memulai bertani apel beberapa tahun yang lalu. Karena istrinya yang mengalami alergi terhadap pestisida dan bahan kimia lainnya, Dia menyadari untuk membatasi penggunaan pestisida dan pupuk kimia pada pertaniannya. Akan tetapi hal tersebut mengakibatkan pertaniannya penuh dengan hama bertahun-tahun dan gagal panen, bahkan membuatnya depresi. Dia mendapatkan pencerahan dan mencoba meneliti serangga untuk mencari cara menyelamatkan tanamannya. Jawabannya datang dalam bentuk cuka dan gulma yang diencerkan, baik untuk mengatasi masalah hama maupun pemupukan. Akhirnya, apel indah mulai bermunculan di lahannya, menyelamatkan tanamannya dan juga nyawanya sendiri. Tak lama kemudian, para petani mengetahui temuannya, menerapkan hal tersebut untuk menanam apel yang tumbuh subur di Aomori. Kisah hidup Tuan Kimura telah diadaptasi menjadi film berjudul Kiseki no Ringo (奇跡のリンゴ), yang diterjemahkan sebagai "Miracle Apples".

 

Aomori identik dengan apel, dan dinikmati sepanjang tahun. (Kredit gambar: Prefektur Aomori)

 

Buah Apel dapat dibeli di Aomori (atau hampir di semua tempat di Jepang) di perkebunan pribadi maupun di pinggiran jalan stasiun, tetapi mengapa melakukan itu ketika Anda dapat memetik sendiri buah apel langsung dari perkebunan? Memetik buah hampir merupakan pengalaman wajib di Aomori, ada banyak perkebunan di mana anda bisa memetik apel dan buah-buahan lainnya juga. Klik di sini jika kegiatan petik buah ada dalam list Anda.

(Catatan: Sebaiknya cek dan membuat pemesanan terlebih dahulu sebelum berkunjung untuk memetik buah, untuk memastikan kegiatan yang anda inginkan sesuai dengan musim pada saat itu)

 

Memetik buah adalah suatu keharusan di Aomori; apel terbaik adalah apel yang Anda petik sendiri. (Kredit gambar: Prefektur Aomori/JNTO)

 

Faktanya, buah Apel sangat identik dengan Aomori, bahkan ada sumber air panas apel disini! Minamida Onsen Hotel Apple Land (南田温泉ホテルアップルランド) terkenal karena memasukan apel ke dalam pemandian air panasnya, karena asam malat buah disebut memiliki efek melembabkan kulit, sementara asam linoleat membantu meningkatkan sirkulasi darah. Bahkan terdapat footbath di luar hotel untuk umum yang dapat digunakan dari bulan April hingga November.

 

Minamida Onsen Hotel Apple Land terkenal karena meletakkan apel di pemandian air panasnya. (Kredit gambar: 南田温泉ホテルアップルランド)

 

Dan tentu saja, Aomori tidak hanya terkenal dengan buah apelnya. Prefektur ini juga memproduksi buah pir (baik jenis Eropa dan Jepang, seperti Le France dan Chojuro, ceri (jenis yang paling laris), plum (ada 3 jenis: jenis Eropa, Amerika dan Jepang), anggur (buah terbaik kedua di Aomori setelah apel). Aomori merupakan surga untuk jenis buah lainnya dimana apel adalah rajanya. Jadi, kami sarankan untuk memeriksa musim terlebih dahulu ketika berkunjung kesana.

 

BONUS: FruiTea Fukushima

Coba bayangkan ini: menikmati buah-buahan terbaik yang ditawarkan Prefektur Fukushima (福島県 Fukushima-ken), tetapi dengan menaiki kereta yang bergerak! Ya, pengunjung dapat menikmati pengalaman spesial seperti di FruiTea Fukushima (フルーティアふくしま Furūtia Fukushima), Joyful Train oleh East Japan Railway Company (JR East)!

 

FruiTea Fukushima adalah Joyful Train oleh JR East yang menampilkan buah-buahan terbaik yang ditawarkan Fukushima. (Kredit gambar: JR East/Carissa Loh)

 

Joyful Trains adalah kereta JR East yang memungkinkan penumpang menikmati pengalaman unik saat naik kereta, dan FruiTea Fukushima adalah salah satu tempat dimana penumpang dapat menikmati hidangan cemilan manis langsung di kereta. Perjalanan kereta ini semua bertemakan kue tart musiman dan kue kering yang menggunakan buah-buahan lokal yang ditanam di Fukushima.

 

Kue tart musiman dan kue kering di FruiTea Fukushima yang dapat memanjakan mata. (Kredit gambar: JR East / Carissa Loh)

 

Konsep dari kereta ini adalah “travelling café” dimana menunya menampilkan buah-buahan dari Fukushima. Prefektur ini merupakan penghasil utama anggur, persik, apel dan pir, namun buah yang paling tinggi nilainya adalah persik. Menu akan berubah setiap bulan, jadi selalu ada sesuatu yang dinantikan di setiap musimnya!

 

Menu berubah setiap bulan, sehingga penumpang akan merasakan sesuatu yang baru setiap musim. (Kredit gambar: JR East/Carissa Loh)

 

Sebuah pemberitahuan layanan publik untuk teman-teman Muslim kita, bagaimanapun sangat disarankan untuk menanyakan kepada staf mengenai bahan yang digunakan pada makanan penutup. Beberapa makanan penutup mungkin mengandung alkohol (brandy, liqueur) tergantung pada menunya. Menu (dalam Bahasa Jepang) hanya tersedia di awal  bulan dan rincian dari daftar bahan yang digunakan hanya tersedia di dalam kereta. Oleh karena itu, pengunjung Muslim harus bijak dalam mengkonsumsi makanan penutup yang disajikan di dalam kereta.

 

Rekan Saya, Carissa, telah banyak menulis tentang FruiTea Fukushima di Japan Rail Times. Jika Anda menyukainya, detail lebih lanjut tentang Joyful Train, dapat dilihat artikelnya di sini.

 

FruiTea Fukushima, travelling café. (Kredit video: JR East Sales Office for Southeast Asia)

 

Semakin banyak pengunjung yang berdatangan ke wilayah Tohoku, dan Saya merasa senang melihat bagaimana teman-teman Muslim Saya secara bertahap mengenali wilayah tersebut sebagai tujuan wisata. Salah satu hal umum yang mereka nantikan saat bepergian ke Jepang adalah kegiatan memetik buah, karena banyak pertanyaan muncul kepada Saya, “dimana dapat menemukan perkebunan buah?” dan “kapan musim yang baik untuk memetik buah?”. Komoditas buah di Tohoku harus diperhitungkan, dan Saya mendorong pengunjung, baik yang baru pertama kali maupun yang sering bepergian, untuk datang dan mencoba buah terbaik yang ditawarkan setiap prefektur di wilayah ini.

 

Detail lebih tentang berkeliling Tohoku dan Nagano

Tohoku terletak di wilayah timur laut Jepang, tepat di bawah wilayah Hokkaido di Utara. Pengunjung dari Tokyo dapat menggunakan Tohoku Shinkansen (東北新幹線) untuk bepergian ke prefektur di Tohoku seperti Yamagata, Aomori, dan Fukushima. Untuk Prefektur Nagano, pengunjung dari Tokyo dapat menggunakan Hokuriku Shinkansen (北陸新幹線).

 

Panen buah-buahan tergantung pada cuaca dan iklim. Meskipun buah-buahan musiman ditanam selama waktu-waktu tertentu dalam setahun, panennya dapat terganggu karena perubahan cuaca. Untuk pemetikan buah, pengunjung dihimbau untuk mengecek ke kebun buah terlebih dahulu sebelum berkunjung untuk mengecek hasil panen buah mereka. Selain itu, karena virus Corona yang sedang berlangsung, beberapa perkebunan mungkin ditutup sementara.

(INSIDER TIP: Jika Anda memiliki JR EAST PASS (Tohoku area), Anda dapat bepergian dengan Tohoku Shinkansen dan membuat reservasi kursi secara gratis! Jika Anda memiliki JR EAST PASS (Nagano, Niigata area), Anda dapat bepergian dengan Hokuriku Shinkansen dan membuat reservasi kursi secara gratis!)

 

JR EAST PASS (Tohoku area)

JR EAST PASS (Tohoku area) dan di mana Anda dapat menggunakannya. (Kredit gambar: JR East)

 

JR EAST PASS (Tohoku area) adalah pass dengan harga terjangkau yang menawarkan perjalanan kereta tanpa batas di jalur JR East, termasuk kereta peluru, di dalam area cakupan. Pass fleksibel 5 hari di mana Anda dapat memilih 5 hari dalam periode 14 hari untuk perjalanan Anda, dan 5 hari tersebut tidak harus digunakan secara berturut-turut. Harganya ¥19,350 jika Anda membelinya di luar Jepang, menjadikannya pilihan yang tepat bagi wisatawan kereta api. Pemegang pass ini juga dapat memesan kursi secara online hingga satu bulan sebelumnya secara gratis.

 

JR EAST PASS (Nagano, Niigata area)

JR EAST PASS (Nagano, Niigata area) dan di mana Anda dapat menggunakannya. (Kredit gambar: JR East)

 

JR EAST PASS (Nagano, Niigata area) adalah pass dengan harga terjangkau yang menawarkan perjalanan kereta tak terbatas di jalur JR East, termasuk kereta peluru, di dalam area cakupan. Pass fleksibel 5 hari di mana Anda dapat memilih 5 hari dalam periode 14 hari untuk perjalanan Anda, dan 5 hari tersebut tidak harus digunakan secara berturut-turut. Harganya ¥17,310 jika Anda membelinya di luar Jepang, menjadikannya pilihan yang tepat bagi wisatawan kereta api. Pemegang pass ini juga dapat memesan kursi secara online hingga satu bulan sebelumnya secara gratis.

 

Untuk Informasi lebih lanjut tentang buah di Tohoku, Anda dapat mengunjungi situs web pariwisata resminya di sini. Untuk informasi lebih lanjut mengenai JR EAST PASS (Tohoku Area), Anda dapat mengunjungi tautannya di sini, dan di sini untuk JR EAST PASS (Nagano, Niigata area).

 

Kredit gambar header: Prefektur Aomori/JNTO

 

Artikel terkait

Share this article:
TSC-Banner
Tokushima-Right-Banner