Japan Rail Times
The
Rail Way
to Travel
Tohoku-Left-
Rail Travel

Monyet & rubah

Monyet & rubah

Menghargai flora dan fauna adalah salah satu alasan utama wisatawan kembali ke Jepang berkali-kali. Alam adalah komponen penting dari daya tarik turis, dan Jepang bagian timur dan tengah memiliki beberapa pemandangan terindah yang ditawarkan oleh alamnya. Dua fauna unik di Jepang yang menarik banyak orang di seluruh dunia adalah monyet dan rubah, dan di prefektur Nagano dan Miyagi masing-masing mereka dapat melihatnya secara lengkap.

 

Nagano adalah prefektur yang didominasi pegunungan, dan memiliki beberapa pemandangan terindah di Jepang. Selama musim dingin, ini adalah salah satu lokasi yang paling dicari untuk kegiatan musim dingin. Namun selain aktivitas musim dingin, ada hal lain yang ditawarkan Nagano: monyet salju! Dan untuk prefektur Miyagi, prefektur dengan pemandangan alam yang menakjubkan, adalah rumah bagi rubah!

 

Di artikel ini, Saya akan memperkenalkan kepada Anda para pembaca dua tempat khusus di mana Anda dapat melihat dari dekat monyet salju dan rubah Ezo, dua hewan yang Asli di Jepang!

 

Monyet salju di Nagano, dan rubah merah di Miyagi. (Kredit gambar: Koji Ishii / oonnuuoo)

 

Jigokudani Snow Monkey Park (地獄谷野猿公苑)

Jigokudani Snow Monkey Park adalah taman di mana pengunjung dapat menyaksikan kera Jepang, yang juga dikenal sebagai monyet salju. Terletak di Yamanouchi di prefektur Nagano, yang juga merupakan bagian dari Taman Nasional Joshinetsu Kogen (上信越高原国立公園 Jōshin'etsu-kōgen Kokuritsu Kōen). Ini adalah salah satu taman hewan paling populer di kawasan ini, dan orang-orang dari seluruh dunia berkumpul di sini untuk menyaksikan kera-kera di alam liar.

 

Naik bus dari Stasiun JR Nagano ke Jigokudani Snow Monkey Park. (Kredit gambar: JR East/Nazrul Buang)

 

Saya pribadi belum pernah melihat monyet ini secara langsung, dan Saya tertarik untuk melakukannya. Sebagai mantan agen perjalanan, Saya ingat bagaimana taman adalah tempat wajib di hampir setiap tur grup oleh agen perjalanan mana pun, jadi sungguh ironis bahwa Saya yang telah menjual tur grup ke tempat itu namun Saya sendiri tidak pernah kesana (selain itu juga belum pernah mengunjungi Nagano sebelumnya). Pada bulan Februari tahun ini, Saya akhirnya dapat melihat monyet salju!

 

Perjalanan Saya dimulai dari Stasiun JR Nagano (JR長野駅 Nagano-eki), di mana Saya naik bus ekspres menuju Kanbayashi Onsen (上林温泉), sebuah resor pemandian air panas sebelum taman. Setelah mencapai halte bus, saya menuju ke snow park dengan berjalan kaki!

 

Kanbayashi Onsen (上林 温泉) penuh dengan resor mata air panas berkelas untuk pengunjung yang ingin tinggal dekat dengan Jigokudani Snow Monkey Park. (Kredit gambar: 上林 ホテル仙壽閣)

 

Saat Saya sampai di halte Jigokudani Snow Monkey Park, ternyata penuh dengan pengunjung lokal dan mancanegara. Saya tahu betapa populernya taman itu, dan Saya suka gagasan banyak orang berjalan menuju tujuan yang sama. Sedikit yang Saya tahu bahwa perjalanan ke taman itu sedikit lebih intensif dari yang Saya perkirakan. Berjalan diperkirakan memakan waktu sekitar 35 menit, tetapi secara pribadi Saya pikir itu tergantung pada pejalan kaki. Selain itu, jalur menuju taman juga licin, jadi alas kaki musim dingin yang tepat adalah suatu keharusan!

 

Berjalan ke taman memakan waktu sekitar 35 menit, dan alas kaki yang tepat adalah suatu keharusan. (Kredit gambar: JR East/Nazrul Buang)

 

Lembah Jigokudani. (Kredit gambar: JR East/Nazrul Buang)

 

Saat mendekati taman, pengunjung akan menyaksikan Lembah Jigokudani, lembah megah yang sangat cocok untuk berfoto. Ada baiknya menghabiskan beberapa menit di sini hanya untuk menghargai keindahan alam sekitar di sini, sebelum naik ke taman. Faktanya, mereka bahkan dapat melihat beberapa monyet salju bermain-main disini, bahkan sebelum mencapai taman!

 

Lembah Jigokudani. (Kredit gambar: JR East/Nazrul Buang)

 

Monyet salju terlihat di Lembah Jigokudani. (Kredit gambar: JR East/Nazrul Buang)

 

Monyet salju ada di mana-mana ketika Saya memasuki taman! Mereka dengan bebas mendaki bukit berbatu dan melintasi sungai di bawahnya, mereka tampak bersenang-senang menjelajahi seluruh taman yang luas.

 

Faktanya, Jigokudani (地獄谷) berarti ‘lembah neraka’ dalam bahasa Jepang, yang merupakan nama umum untuk banyak tempat di Jepang dengan aktivitas gunung berapi. Dan bila ada aktivitas vulkanik, itu berarti terdapat banyak belerang dan itu berarti terdapat  sumber air panas! Monyet-monyet itu sedang menikmati hidup mereka dengan berendam di mata air panas; Harus Saya akui, Saya sendiri sangat cemburu!

 

Monyet salju di Jigokudani Snow Monkey Park (Kredit gambar: JR East/Nazrul Buang)

 


Monyet salju juga tahu bagaimana cara menikmati mata air panas. (Kredit gambar: SteFou!)

 

Namun, satu pengumuman penting bagi pengunjung yaitu, pengunjung tidak diizinkan untuk melakukan kontak langsung dengan monyet mana pun. Mereka dapat dengan mudah terprovokasi, dan mereka suka mengambil barang orang tanpa peringatan. Mengambil foto tidak masalah, dengan tidak menggunakan flash.

 

Orang-orang sibuk mengambil foto. (Kredit gambar: JR East/Nazrul Buang)

 

Saya bersenang-senang di Jigokudani Snow Monkey Park. Melihat monyet dari dekat adalah sesuatu yang jarang Saya lakukan, dan sangat menyenangkan melihat mereka bersenang-senang. Tempat ini wajib dikunjungi bagi siapa pun yang berencana pergi ke Nagano, terutama di musim dingin!

 

Lembah Jigokudani saat matahari terbenam. (Kredit gambar: JR East/Nazrul Buang)

 

Detail lebih tentang Jigokudani Monkey Park

Jigokudani Monkey Park terletak di prefektur Nagano, yang memiliki lokasi sentral di Jepang. Pengunjung Tokyo dapat naik Hokuriku Shinkansen (北陸新幹線) yang memakan waktu sekitar 80–90 menit ke Stasiun JR Nagano (JR長野駅 Nagano-eki). Dari sana, mereka dapat melanjutkan ke terminal bus di belakang stasiun, dan naik bus ekspres ke halte bus Snow Monkey Park / Kanbayashi Onsen. Perjalanan memakan waktu sekitar 41 menit dengan biaya ¥ 1.500 untuk dewasa untuk perjalanan sekali jalan. Reservasi kursi sangat dianjurkan, terutama selama puncak musim dingin.

 

Operasi bisnis untuk Jigokudani Snow Monkey Park tergantung pada kondisi cuaca, dan jam operasional berbeda tergantung musim. Dengan demikian, hujan salju untuk Februari tahun ini berada pada rekor terendah.

(INSIDER TIP: Jika Anda memiliki JR EAST PASS (Nagano, Niigata area), Anda dapat bepergian dengan kereta peluru dan membuat reservasi kursi secara gratis! Akan tetapi, tarif untuk naik bus dari Stasiun JR Nagano ke tempat pemberhentian bus Jigokudani Snow Monkey Park harus dibayar secara terpisah.)

 

Untuk informasi lebih lanjut tentang Jigokudani Snow Monkey Park, Anda dapat mengunjungi link di sini. Untuk informasi lebih lanjut tentang JR EAST PASS (Nagano, Niigata area), Anda dapat mengunjungi link di sini.

 

Miyagi Zao Fox Village (宮城蔵王キツネ村)

Bagi pengunjung yang suka melihat rubah, pengunjung dapat melakukan perjalanan ke Miyagi Zao Fox Village (宮城蔵王キツネ村 Miyagi-Zaō Kitsune-mura) di mana rubah merah Ezo, juga dikenal sebagai kita-kitsune (北狐) asli Hokkaido, berkeliaran di kompleks tersebut. Desa ini terletak di kota Shiroishi di prefektur Miyagi, dan pengunjung mungkin tertarik untuk mengetahui bahwa ada stasiun kereta api bernama Stasiun JR Shiroishizaō (JR白石蔵王駅 Shiroishizaō-eki) tempat kereta peluru berhenti, sehingga cukup mudah diakses dari kota lain!

 

Seekor gorila besar menunggu saat sampai di Miyagi Zao Fox Village. (Kredit gambar: JR East/Nazrul Buang)

 

Bagi pengunjung yang pertama kali ke desa, berhati-hatilah: ada gorila besar menunggu mereka di pintu masuk! Rupanya, gorila ini dikatakan sebagai dewa penjaga (守り神 mamori-gami) yang mengawasi desa.

 

Ada banyak maskot di pintu masuk desa, membuat saya terkejut. (Kredit gambar: JR East/Nazrul Buang)

 

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pengunjung saat masuk ke Miyagi Zao Fox Village. Seperti halnya monyet salju di Jigokudani Snow Monkey Park, rubah mudah diprovokasi sehingga pengunjung diingatkan untuk menjaga jarak aman dari mereka setiap saat. Pengambilan foto diperbolehkan, selama tidak menggunakan flash. Dan, penghangat tangan dilarang keras di dalam kompleks, karena hal tersebut dapat menyebabkan kematian pada rubah.

 

Tiket ke Miyagi Zao Fox Village. (Kredit gambar: JR East/Nazrul Buang)

 

Rubah tidur. (Kredit gambar: JR East/Nazrul Buang)

 

Rubah di palung air. (Kredit gambar: JR East/Nazrul Buang)

 

Melihat rubah dari dekat adalah pengalaman baru bagi Saya. Rubah hanya dapat ditemukan di daerah yang beriklim sedang, jadi orang seperti Saya yang berasal dari negara tropis seperti Singapura tidak bisa melihat rubah ketika kembali pulang. Saya hanya pernah melihatnya di televisi dan Saya dapat mengatakan bahwa melihat mereka secara langsung (dan mendengar seperti apa suaranya) adalah sesuatu yang tidak disangka-sangka.

 

Rubah di kandang mereka. (Kredit gambar: JR East/Nazrul Buang)

 

Tentu saja, Miyagi Zao Fox Village tidak hanya memiliki rubah merah Ezo. Ada juga ras langka lainnya, seperti rubah perak, rubah biru, rubah platinum, rubah bayangan, dan rubah silang. Ada lebih dari 100 dari enam ras ini di desa, dan ini adalah satu-satunya di dunia di mana seluruh kompleks didedikasikan hanya untuk memelihara rubah.

 

Rubah tidur. (Kredit gambar: JR East/Nazrul Buang)

 

Di jalan keluar, pengunjung dapat melihat toko souvenir yang menjual segala sesuatu yang bertema rubah. Salah satu barang paling menggemaskan yang dipamerkan adalah boneka yang empuk. Saya membayangkan bahwa ini adalah sesuatu yang akan meluluhkan hati banyak pengunjung!

 

Boneka rubah yang empuk. (Kredit gambar: しろいし観 光 ナビ)

 

Saya tidak tahu bahwa kota yang tenang seperti Shiroishi akan memiliki desa rubah. Ini adalah penemuan yang tidak disengaja, dan hanya salah satu dari banyak kejutan yang dimiliki prefektur Miyagi. Desa ini pasti cocok untuk penggemar rubah, atau mereka yang ingin menemukan hal baru tentang prefektur Miyagi. Hal tersebut adalah kejutan dan Saya senang mengetahuinya!

 

Rubah yang sedang bersantai di sore hari. (Kredit gambar: JR East/Nazrul Buang)

 

Miyagi Zao Fox Village di Prefektur Miyagi. (Kredit video: JR East)

 

Detail lebih tentang Zao Fox Village

Pengunjung Miyagi Zao Fox Village dapat pergi dengan kereta peluru dan bus. Jika mereka datang dari Tokyo, mereka dapat naik Tohoku Shinkansen (東北新幹線), yang memakan waktu sekitar dua jam, ke Stasiun JR Shiroishizaō, dan kemudian naik shuttle bus ke taman. Aksesnya sedikit sulit karena shuttle bus hanya membuat satu kali perjalanan pulang pergi per hari. Pilihan lainnya adalah naik taksi dari stasiun (sekitar ¥ 5,000 untuk sekali jalan; perjalanan memakan waktu sekitar 30 menit). Reservasi kursi sangat dianjurkan, terutama selama puncak musim dingin. Operasi bisnis dapat dipengaruhi oleh kondisi cuaca, dan jam operasional berbeda tergantung musim.

(INSIDER TIP: Jika Anda memiliki JR EAST PASS (Tohoku area), Anda dapat bepergian dengan kereta peluru dan membuat reservasi kursi secara gratis! Akan tetapi, tarif untuk bus antar-jemput dari Stasiun JR Shiroishizaō ke Miyagi Zao Fox Village harus dibayar secara terpisah.)

 

JR EAST PASS (Tohoku area)

JR EAST PASS (Tohoku area) dan di mana Anda dapat menggunakannya. (Kredit gambar: JR East)

 

JR EAST PASS (Tohoku area) adalah pass dengan harga terjangkau yang menawarkan perjalanan kereta tanpa batas di jalur JR East, termasuk kereta peluru, di dalam area cakupan. Ini adalah tiket fleksibel 5 hari di mana Anda dapat memilih 5 hari dalam periode 14 hari untuk perjalanan Anda, dan 5 hari tersebut tidak perlu digunakan berturut-turut. Harganya ¥19,350 jika Anda membelinya di luar Jepang, membuatnya jauh lebih murah daripada ongkos kereta pulang-pergi antara Tokyo dan Shiroishizaō (sekitar ¥21,080). Pemegang pass ini juga dapat memesan kursi secara online hingga satu bulan sebelumnya secara gratis.

 

JR EAST PASS (Nagano, Niigata area)

JR EAST PASS (Nagano, Niigata area) dan di mana Anda dapat menggunakannya. (Kredit gambar: JR East)

 

JR EAST PASS (Nagano, Niigata area) adalah pass dengan harga terjangkau yang menawarkan perjalanan kereta tak terbatas di jalur JR East, termasuk kereta peluru, di dalam area cakupan. Ini adalah tiket fleksibel 5 hari di mana Anda dapat memilih 5 hari dalam periode 14 hari untuk perjalanan Anda, dan 5 hari tersebut tidak perlu digunakan berturut-turut. Harganya ¥17,310 saat Anda membelinya di luar Jepang, menjadikannya pilihan yang tepat bagi wisatawan kereta api. Pemegang pass ini juga dapat memesan kursi secara online hingga satu bulan sebelumnya secara gratis.

 

Untuk informasi lebih lanjut tentang Zao Fox Village, Anda dapat mengunjungi link di sini. Untuk informasi lebih lanjut tentang JR EAST PASS (Tohoku area), Anda dapat mengunjungi link di sini. Untuk JR EAST PASS (Nagano, Niigata area), kunjungi tautannya di sini.

 

Kredit gambar header: JR East/Nazrul Buang

 

Artikel terkait

Share this article:
TSC-Banner
Tohoku-MobileRight